Perkuat Imunitas Prajurit, Brigif TP 29/Mekongga Gandeng Polri dan BNN Sosialisasi P4GN

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Brigade Infanteri Tentara Payung (TP) 29/Mekongga mengambil langkah preventif tegas dengan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Brigade Infanteri Tentara Payung (TP) 29/Mekongga mengambil langkah preventif tegas dengan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Infocelebes.my.id — Kolaka, 13 Agustus 2026 – Brigade Infanteri Tentara Payung (TP) 29/Mekongga mengambil langkah preventif tegas dengan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Brigif TP 29/Mekongga, Kamis (13/8/2026), ini bertujuan membangun “imunitas” personel terhadap ancaman narkoba demi menjaga profesionalisme dan kehormatan satuan.

Mengusung konsep sinergitas tri-sektor, kegiatan ini menghadirkan pakar dari Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kasat Narkoba Polres Kolaka, Iptu Jamal, S.H., M.H., serta Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Kolaka, Iwan Ahmadi, bertindak sebagai narasumber utama. Mereka memberikan bedah tuntas mengenai modus operandi peredaran narkoba terkini yang semakin mengkhawatirkan.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Brigif TP 29/Mekongga, Kapten Inf Alimuddin, yang mewakili Komandan Brigif, menekankan bahwa intoleransi terhadap narkoba adalah harga mati bagi seorang prajurit.

“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan kedisiplinan serta citra TNI di mata masyarakat. Setiap personel wajib memiliki ketahanan diri dan keberanian untuk menolak segala bentuk bujuk rayu,” tegas Kapten Alimuddin.

Dalam materinya, para narasumber menyoroti bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman multidimensi. Dampaknya merambat dari kerusakan individu, keretakan keluarga, hingga potensi kebocoran rahasia negara akibat tekanan psikologis atau finansial yang ditimbulkan oleh kecanduan. Personel dibekali strategi identifikasi dini dan langkah pencegahan agar tidak terjebak dalam jaringan peredaran gelap.

Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Brigif TP 29/Mekongga untuk mewujudkan lingkungan satuan yang bersih (Zero Tolerance). Kolaborasi erat dengan Polri dan BNN diharapkan dapat memperkokoh sistem pertahanan internal satuan, sekaligus menjadikan setiap prajurit sebagai agen pencegahan narkoba di tengah keluarga dan masyarakat sekitarnya

Kolaka, 13 Agustus 2026 – Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 29/Mekongga, satuan di bawah komando Kodam XIV/Hasanuddin yang bermarkas di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, mengambil langkah preventif tegas dengan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Brigif TP 29/Mekongga, Kamis (13/8/2026), ini bertujuan membangun “imunitas” personel terhadap ancaman narkoba demi menjaga profesionalisme dan kehormatan satuan.

Mengusung konsep sinergitas tri-sektor, kegiatan ini menghadirkan pakar dari Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kasat Narkoba Polres Kolaka, Iptu Jamal, S.H., M.H., serta Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Kolaka, Iwan Ahmadi, bertindak sebagai narasumber utama. Mereka memberikan bedah tuntas mengenai modus operandi peredaran narkoba terkini yang semakin mengkhawatirkan.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Brigif TP 29/Mekongga, Kapten Inf Alimuddin, yang mewakili Komandan Brigif, menekankan bahwa intoleransi terhadap narkoba adalah harga mati bagi seorang prajurit.

“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan kedisiplinan serta citra TNI di mata masyarakat. Setiap personel wajib memiliki ketahanan diri dan keberanian untuk menolak segala bentuk bujuk rayu,” tegas Kapten Alimuddin.

Dalam materinya, para narasumber menyoroti bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman multidimensi. Dampaknya merambat dari kerusakan individu, keretakan keluarga, hingga potensi kebocoran rahasia negara akibat tekanan psikologis atau finansial yang ditimbulkan oleh kecanduan. Personel dibekali strategi identifikasi dini dan langkah pencegahan agar tidak terjebak dalam jaringan peredaran gelap.

Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Brigif TP 29/Mekongga untuk mewujudkan lingkungan satuan yang bersih (Zero Tolerance). Kolaborasi erat dengan Polri dan BNN diharapkan dapat memperkokoh sistem pertahanan internal satuan, sekaligus menjadikan setiap prajurit sebagai agen pencegahan narkoba di tengah keluarga dan masyarakat sekitarnya.(*/R3)

Berita Terkait

Panen Agrosolution Di Gowa, Kolaborasi PKT (Pupuk Kalimantan Timur) dan Petani Perkuat Produktivitas Pertanian
Somasi Kedua Dilayangkan ke PT Vale Indonesia, Sengketa Ganti Rugi Lahan Belum Temui Titik Terang
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Perkuat Imunitas Prajurit, Brigif TP 29/Mekongga Gandeng Polri dan BNN Sosialisasi P4GN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Panen Agrosolution Di Gowa, Kolaborasi PKT (Pupuk Kalimantan Timur) dan Petani Perkuat Produktivitas Pertanian

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

Somasi Kedua Dilayangkan ke PT Vale Indonesia, Sengketa Ganti Rugi Lahan Belum Temui Titik Terang

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru