Diduga Bocor dari Grup Internal, Kepsek SMKN 6 Makassar Lakukan Klarifikasi Video Viral Yang Dinarasikan Sebagai Kekerasan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infocelebes.my.id —Makassar, Kepala SMK Negeri 6 Makassar, Andi Nursidah Galigo, S.Pd., M.Pd., memberikan klarifikasi resmi sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas kehebohan yang ditimbulkan oleh beredarnya video viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan dirinya menyentuh tubuh seorang siswa menggunakan kaki, yang sempat dinarasikan warganet sebagai tindakan kekerasan. (25/7/26)

Dalam keterangannya, Andi Nursidah menegaskan bahwa narasi kekerasan tidak sesuai dengan fakta lapangan. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan upaya terakhir untuk membangunkan seorang siswa yang tertidur pulas dan tidak merespons panggilan verbal maupun sentuhan teman sekelasnya.

“Saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, khususnya orang tua siswa dan masyarakat luas, atas ketidaknyamanan dan kesalahpahaman yang timbul akibat video ini. Saya menyadari bahwa metode yang saya gunakan mungkin terlihat kurang tepat di mata publik, namun niat saya murni untuk memastikan keselamatan siswa,” ujar Andi Nursidah.

Insiden bermula ketika Andi Nursidah memasuki sebuah ruang kelas yang sedang dalam keadaan kosong karena guru mata pelajaran tengah mengikuti kegiatan dinas di luar sekolah. Di dalam kelas, ia menemukan seorang siswa tertidur setelah menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut penuturannya, siswa tersebut sebelumnya sudah mencoba dibangunkan oleh teman-teman sekelasnya namun tidak memberikan respons. Saat Kepala Sekolah datang dan memanggil namanya pun, siswa tetap terlelap.

“Karena khawatir terjadi sesuatu pada kesehatan siswa mengingat ia tidak merespons sama sekali, saya mencoba membangunkannya. Saya menggunakan ujung kaki untuk menyentuh atau menusuk secara perlahan tubuh siswa sambil terus memanggil namanya. Ini dilakukan hingga siswa tersebut akhirnya terbangun,” urainya.

Andi Mursidah menekankan bahwa tidak ada unsur niat jahat dalam tindakannya tersebut. “Saya sama sekali tidak memiliki niat melakukan kekerasan. Itu adalah bentuk kepedulian karena melihat siswa tidak sadar,” tambahnya.

Terkait penyebaran video, Andi Nursidah menduga kebocoran rekaman itu dari grup internal sekolah ke ranah publik. Ia memastikan video itu hanya dikirimkan ke grup internal sekolah sebagai bahan refleksi bagi para guru mengenai pentingnya pengawasan kelas, terutama saat guru berhalangan hadir. (R3)

Berita Terkait

Dari Ruang Penyidikan Ke Ruang Akademik, Iptu Abdillah Makmur Sandang Gelar Doktor Dengan Predikat CumLaude
SMP Negeri 3 Makassar Klarifikasi Dugaan Kasus Perundungan, Sekolah Tegaskan Belum Menemukan Unsur Bullying
Siswa TK Mutiara Islamic School Dikeluarkan atau Diistirahatkan? Anak Berkebutuhan Khusus Dirumahkan
Dari Puncak Gunung Sampah di Antang, Daeng Ical Serahkan 146 Beasiswa PIP untuk Anak Keluarga Pemulung
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Dari Ruang Penyidikan Ke Ruang Akademik, Iptu Abdillah Makmur Sandang Gelar Doktor Dengan Predikat CumLaude

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:40 WIB

SMP Negeri 3 Makassar Klarifikasi Dugaan Kasus Perundungan, Sekolah Tegaskan Belum Menemukan Unsur Bullying

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Siswa TK Mutiara Islamic School Dikeluarkan atau Diistirahatkan? Anak Berkebutuhan Khusus Dirumahkan

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Dari Puncak Gunung Sampah di Antang, Daeng Ical Serahkan 146 Beasiswa PIP untuk Anak Keluarga Pemulung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:20 WIB

Diduga Bocor dari Grup Internal, Kepsek SMKN 6 Makassar Lakukan Klarifikasi Video Viral Yang Dinarasikan Sebagai Kekerasan

Berita Terbaru