LPG 3 Kg Langka di Gowa, Ratusan Tabung Menumpuk di Pangkalan, Identitas Distributor Tersembunyi

Rabu, 9 September 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papan Distributor Gas Di Kabupeten Gowa Terpasang di Area Dalam Toko

Papan Distributor Gas Di Kabupeten Gowa Terpasang di Area Dalam Toko

Imfocelebes.my.id — Gowa, Kelangkaan gas LPG 3 kilogram (kg) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan. Tim Sorot Sulsel menemukan kondisi yang patut dipertanyakan pada salah satu pangkalan LPG di Jalan Andi Tonro, Kelurahan Bonto Bontoa, Kecamatan Somba Opu, Rabu (9/9/2026).

Pantauan Sorot Sulsel sekitar pukul 08.57 WITA mendapati ratusan tabung LPG menumpuk di area pangkalan. Namun, di tengah tumpukan tabung tersebut, LPG bersubsidi ukuran 3 kg disebut sedang kosong.
Menurut keterangan pemilik pangkalan, stok LPG 3 kg saat itu tidak tersedia. Tabung yang ada hanya LPG berwarna pink atau jenis non-subsidi.

Kondisi tersebut menjadi ironis karena masyarakat justru tengah menghadapi sulitnya mendapatkan LPG 3 kg, sementara di lokasi pangkalan terlihat banyak tabung gas menumpuk.

Identitas Pangkalan Tidak Mudah Dilihat Masyarakat
Temuan lain yang menjadi perhatian Tim Sorot Sulsel adalah papan identitas distributor/pangkalan yang terpasang di dalam area toko, bukan pada posisi yang mudah terlihat dari jalan.

Kondisi tersebut berpotensi membuat masyarakat tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan pangkalan atau tempat penyaluran LPG. Padahal, dalam situasi kelangkaan, informasi mengenai keberadaan pangkalan resmi menjadi penting agar masyarakat dapat memperoleh LPG bersubsidi melalui jalur yang semestinya.

Di lokasi juga terlihat spanduk bertuliskan “Pangkalan LPG PSO Siaga”, dengan keterangan LPG 3 kg tersedia dengan harga Rp18.500 per tabung, serta mencantumkan ketentuan SK Gubernur Nomor 11 Tahun 2021.

Persoalannya kemudian, jika LPG 3 kg disebut kosong, sementara ratusan tabung terlihat menumpuk di area pangkalan, bagaimana mekanisme distribusi dan pencatatan stok LPG bersubsidi di lokasi tersebut?

Pertanyaan tersebut penting dijawab karena LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang distribusinya memiliki mekanisme dan sasaran tertentu.

Pertamina dan Pemkab Gowa Diminta Turun Tangan
Temuan di lapangan ini perlu menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kabupaten Gowa, khususnya instansi yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan berapa kuota LPG 3 kg yang diterima pangkalan, kapan pasokan terakhir masuk, berapa jumlah yang telah disalurkan kepada masyarakat, serta apa penyebab stok dinyatakan kosong.

Selain itu, transparansi mengenai identitas dan lokasi pangkalan juga patut dievaluasi. Jangan sampai keberadaan pangkalan resmi justru tidak diketahui masyarakat karena papan identitasnya berada di dalam area toko dan tidak terlihat secara jelas dari luar.

Kelangkaan LPG 3 kg tidak semestinya hanya dilihat sebagai persoalan pasokan. Jika distribusi berjalan normal tetapi masyarakat tetap kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi, maka rantai distribusinya perlu diperiksa secara menyeluruh.

Sorot Sulsel mendorong Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Gowa memberikan penjelasan terbuka terkait kondisi tersebut, termasuk memastikan apakah penyaluran LPG 3 kg di pangkalan itu telah berjalan sesuai ketentuan.

Sebab, ketika LPG bersubsidi dinyatakan kosong di tengah kebutuhan masyarakat, sementara tumpukan tabung terlihat berada di lokasi pangkalan, publik berhak mengetahui ke mana sebenarnya aliran distribusi LPG 3 kg tersebut. (R3)

Berita Terkait

Peringati Harlah ke-10, KPBI Sulsel Serukan Persatuan dan Penguatan Kesadaran Kelas Pekerja
UPT PLUT Sulsel dan UKM IKM Nusantara Tanda Tangani Komitmen Pendampingan Nyata bagi Ratusan UMKM Makassar
Jelang HTN 2026, KGR & Partai Buruh Gelar Dialog Publik
DPW UKM IKM Nusantara Sulsel Bahas Penataan Pengurus, Diklat dan Kerja Sama dengan PLUT
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 10:27 WIB

Peringati Harlah ke-10, KPBI Sulsel Serukan Persatuan dan Penguatan Kesadaran Kelas Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 00:05 WIB

UPT PLUT Sulsel dan UKM IKM Nusantara Tanda Tangani Komitmen Pendampingan Nyata bagi Ratusan UMKM Makassar

Rabu, 9 September 2026 - 08:54 WIB

Jelang HTN 2026, KGR & Partai Buruh Gelar Dialog Publik

Rabu, 9 September 2026 - 08:42 WIB

LPG 3 Kg Langka di Gowa, Ratusan Tabung Menumpuk di Pangkalan, Identitas Distributor Tersembunyi

Minggu, 6 September 2026 - 09:07 WIB

DPW UKM IKM Nusantara Sulsel Bahas Penataan Pengurus, Diklat dan Kerja Sama dengan PLUT

Berita Terbaru